My little world

Seperti malam-malam yang lain selama 7 tahun ini. Mummy memandangimu. “Mummy’s baby” semakin besar . Saat ini tinggimu 126 cm. Sebentar lagi akan sama tinggi dengan mummy. Punya ukuran sepatu yang sama dengan mummy. Begitu cepat waktu berlalu, begitu banyak perkembangan pertumbuhan pada dirimu. Sekarang kau sudah bisa “mengajari” mummy bahasa Inggris ,bila mummy mengucapkannya salah. Sudah bisa makan sendiri. Punya banyak teman. Banyak hal yang dapat kau lakukan sendiri. Kadang kala kau “ijin”kan mummymu ini membantumu walaupun sebenarnya kau dapat menyelesaikannya sendiri. Thank you my love my life..my everything for being a gentle boy, happy, healthy, and clever. Just like mummy wish for.

Do you  know that you are my miracle baby ? Saat mummy dan daddy melalui proses program IVF, hanya 25 % kemungkinan keberhasilan. Walaupun kemungkinan itu sangatlah kecil dan harus merasakan sakitnya suntikan jarum obat selama hampir 2 bulan mummy tetap melakukannya. Mummy hanya berharap usaha dan doa mummy didengar. Ternyata mummy termasuk yang 25%, kau tumbuh dan berkembang dengan sehat di rahim mummy. Maafkan mummy, kau harus kehilangan saudara kembarmu (diusia 3 bulan kehamilan) . Thank you for came to our live, chosen us as your parents specially mummy.

You’re my life’s one Miracle,
Everything I’ve done that’s good
And you break my heart with tenderness,
And I confess it’s true
I never knew a love like this till you….

You’re the reason I was born
Now I finally know for sure
And I’m overwhelmed with happiness
So blessed to hold you close
The one that I love most
With all the future has so much for you in store
Who could ever love you more?

The nearest thing to heaven,
You’re my angel from above
Only God creates such perfect love

When you smile at me, I cry
And to save your life I’ll die
With a romance that is pure heart,
You are my dearest part
Whatever it requires,
I live for your desires
Forget my own, needs will come before
Who could ever love you more?

Well there is nothing you could ever do,
To make me stop, loving you
And every breath I take,
Is always for your sake
You sleep inside my dreams and know for sure
Who could ever love you more?

This song said everything that I want to say to you…xxxxxx

Always remember this : for mummy you always be mummy’s baby …. where ever, when ever, who ever you are. And mummy always be YOUR MUMMY.

 

 

 

 

 

Advertisements

Finally….

1989 , pertama kali aku mendengar lagu ini. Sebuah ost dari drama yang berjudul sama. Di tahun itu, aku duduk di kelas 1  SPG Santa Maria, Jl. Ir. Juanda, Jakarta Pusat. Walaupun sudah sekolah di sini tapi aku masih tidak yakin ini adalah pilihan yang terbaik untukku. Aku tidak yakin bisa jadi guru yang baik nantinya. Aku tahu siapa aku, dengan sifat ku dan kejudesanku , apakah aku bisa jadi seorang guru ? kenapa aku mau diminta mama untuk sekolah di sini ? Aku hanya berbekal mama pasti tidak salah dalam hal ini .

Hampir semua orang yang mengenal aku terkejut karena aku memilih masuk sekolah ini. Terutama karena kejudesan aku. Hanya seorang teman yang selalu mendorong semangatku dan meyakinkan aku, kalau aku pasti akan jadi guru yang baik nantinya. Namanya Arief Mulyana Tresna. Seorang teman yang ku kenal dari kegiatan ekskul sewaktu aku di SMPN XX, Kramat Jati. Pada awal mulanya aku tidak begitu suka dengannya karena terlalu talk active , terlalu ramah menurutku. Tipe yang aku tidak sukai. Tapi lama kelamaan aku merasa nyaman berteman dengannya. Malahan aku lebih dekat dengannya daripada teman-temanku yang lain. Aku lebih bisa terbuka dengannya dibandingkan dengan teman lain (Aryanti dan Mayya). Aku, Aryanti, Arief , dan Mayya menjadi sangat dekat. Apalagi kami diberi kepercayaan menjadi pelatih di koord.SMPN XX dalam ekskul pencak silat. Karena senior kami mulai sibuk dengan pekerjaan mereka. Arief , walaupun tidak bersekolah di sekolah yang sama dengan kami, dia menjadi pelatih utama, apalagi dia cowok sendiri. Setiap kami ada waktu senggang, kami selalu berkumpul di rumah salah satu kami. Merencanakan program latihan, saling berbagi pengalaman sekolah ( Aryanti dan Mayya bersekolah di SMA, sedangkan aku dan Arief  (STM)di sekolah kejuruan), makan di warung bakso atau tempat makan lain.

Setiap ada masalah atau hanya sekedar cerita Arief selalu mencariku. Kami seperti saling bergantung satu sama lain, walaupun kami tidak pernah mengungkapkannya. Aku selalu berusaha selalu ada untuknya, karena dia satu-satunya sahabatku sampai sekarang. Orang-orang yang mengenal kami, menyebut kami “pasangan”, tapi kami selalu menjawab jika ditanya hanya sahabat dekat saja. terutama aku. Alasan utamaku karena aku takut kehilangan dia. Cinta…hhmmm…mungkin…he was my soul mate. Terlalu berharga untuk hilang. Arief pernah mengungkapkan “Nes, gue suka lu! Mau jadi pacar gue ngga ? ” Jawabanku kita berteman saja ya. .kamu sahabat yang terlalu berarti untuk hilang. karena kalau pacaran , bisa putus dan hilang. Reaksi Arief hanya senyum dan menggenggam tanganku. Setelah itu tidak ada yang berubah dengan kami. tetap dekat dan bersahabat.

Kadang aku merasa Arief terlalu over protektif denganku, terutama kalau ada teman-teman cowok yang lain (dalam kegiatan pencak silat). Selalu berusaha duduk disampingku, seolah berusaha teman yang lain tidak boleh dekat denganku. Hanya adik seperguruan , dia santai. Antar jemput selalu dia lakukan untukku. Walaupun suatu saat dia punya pacar adik seperguruan , tapi dia tidak berubah denganku. Kadang aku harus mengingatkan sikap dia kepadaku, karena kuatir pacarnya cemburu. Pada akhirnya dia putus dengan pacarnya. Aku tanya apakah karena persahabatan kami. Dia selalu bilang tidak.

Arief dekat dengan keluargaku. Satu-satunya teman cowok yang memanggil mamaku dengan sebutan mami. Selalu dengan santainya dia memanggil mamaku dengan kata mami. Jika lapar dia selalu minta mie pada mbahku atau padaku.

 

19 Maret 1995 adalah hari yang tidak akan pernah kulupakan. Di hari itu aku kehilangan sahabatku Arief karena kecelakan.  Masih ingat saat mama memberitahukan kabar duka itu. Aku baru pulang dari sekolah dimana aku mengajar (saat itu aku sudah hampir 4 tahun mengajar di SD Santo Yakobus, Kelapa Gading.) Mama menungguku dan menyampaikan kabar itu setelah aku duduk. Perasaanku serasa mati rasa, tidak percaya dengan apa yang kudengar.  Karena pada pagi harinya, aku masih ketemu Arief. Masih bercanda, ngobrol, dia masih berdiri disampingku dan makan nasi uduk di Sunter , dan Arief menyemangati aku ” Ngajar yang sabar ya, Nes ! “sebelum aku naik mikrolet menuju sekolah. Lalu aku mencoba menelpon hp Arief. Tidak ada jawaban (ternyata hpnya rusak, karena ada dikantong bajunya saat iya terjatuh di saluran irigasi dan terjebak di sana) Ku coba menelphon Aryanti dan Mayya. Aryanti menjawab dan memberi jawaban yang sama seperti yang mama katakan. Aku dan Aryanti janjian untuk datang ke rumah Arief malam itu. Selama diperjalanan, kami membisu. Mungkin lebih tepatnya aku yang membisu. Sesampainya di rumah Arief, sudah banyak teman-teman yang datang. Kebanyakan dari mereka, teman-teman silat. Mereka sudah melihat jasad Arief yang terbaring di ruang tamu rumah orang tuanya. Aku tak dapat melihat karena alasan tertentu yang tak dapat dilanggar. Aku hanya bisa melihat dari kejauhan. Baru 2 hari setelah Arief di kuburkan, aku bisa dekat dengannya lagi. Aku datang bersama Aryanti. Ku bawa sekuntum mawar putih. Banyak yang ingin kukatakan tapi kuharap Arief melihat bunga mawar putih yang ku letakan di pusaranya. Dan tahu apa yang tak dapat kuungkap kan.

I don’t want to say Good bye  , because you are in my heart. My best friend … my soul mate ….my angel …

21 tahun sudah berlalu ,  memori itu masih jelas di benakku. Dan airmata dan sesak didada itu masih terasa sakit.

Missing you always

 

2nd day

  • Pagi      : juice pear dan madu. Baik bagi yang sakit tenggorokan dan batuk. Waktu Martin batuk selama 2 minggu, dia mengeluh tenggorokannya sakit. tidak bisa tidur. Martin yang tidak biasanya mudah menangis, selama batuk menangis hampir tiap malam.Mengeluh kalau dia tidak suka sakit, tidak bisa tidur. Si mummy tidak bisa tidur, terjaga semalaman sambil berpikir bagaimana caranya mengurangi rasa sakit Martin selain dengan obat. Iseng ke dapur , ternyata banyak buah pear. Dibuatlah juice pear dan madu dengan menggunakan juicer baru . Ternyata Marin suka rasanya dan membantu mengurangi rasa sakit tenggorokannya.
  • Siang   : juice nanas dan soya milk. untuk pencernaan dan batuk. Martin dan mummy masih sedikit batuk, jadi juice ini membantu penyembuhan. Karena mummy tidak suka kl martin terlalu sering minum obat, lebih suka cara alamaiah dengan buah-buahan atau sayuran. Atau dengan yang lainnya.
  • Malam: Martin minta es krim sehabis makan, tapi karena seharian Martin tidak terlalu banayak melakukan aktivitas. Mummy memilih mangga sebagai penggantinya.
  • Malam ini sawi dan corned beef dicampur nasi sebagai makan malam untuk mummy. Martin : cottage pie dan brokoli.

 

 

Awal

Hari ini pertama kali mencoba memulai sesuatu di blog ini. Mau tulis apa ya…Banyak yang ingin di tulis tapi seperti biasa , aku tak terlalu pintar mengungkapkan dalam kata-kata. Semua hanya ada di benakku saja.

Mengarang adalah mata pelajaran yang tak ku sukai sewaktu sekolah. Aku seseorang yang tak mudah berteman pula. Jadi, teman dekatku bisa dihitung dengan 1 tangan saja. Tak mudah bercerita pada anggota keluargaku pula. Aku tak pernah dekat dengan mama , kedua kakakku dan kedua adikku. Mungkin dengan si bungsu , kadang aku bercerita dengannya.

Sekarang aku tinggal jauh sekali dari keluarga. Aku ingin sekali memulai sesuatu yang berbeda . Akhirnya aku memutuskan membuat blog ini.

Blog ini adalah “kertas buram”ku. (Seperti waktu di sekolah dulu, setiap kali pelajaran matematika ada kertas buram. ) Dimana aku membuat berbagai coretan, berbagai warna dan bentuk. Free like a bee ………………………………..